Showing posts with label Health and Life Style. Show all posts
Showing posts with label Health and Life Style. Show all posts

Friday, 16 June 2017

Tips Cara Mencegah Mabuk saat di Perjalanan

Hello Niver 😁
Wah, kamu mau mudik ya ? mudik kemana nih rencananya ?😁
Eh, niver sering Mabuk di perjalanan ketika mudik ? wah ini parah niver, kita yang sedang menikmati mudik malah menganggu kenyamanan orang lain di sekitar kita😔
Jangan Khawatir😊 Kebetulan Memen punya Tips dan Trik untuk kalian yang sering mabuk di perjalanan mudik atau yang lain😁
Tunggu apa lagi ? Yuk kita simak bersama😀

Definisi Mabuk Perjalanan

cara mencegah mabuk di perjalanan jauh, cara mengatasi mabuk di perjalanan jauh, cara mengatasi mabuk perjalanan laut, tips mencegah mabuk perjalanan darat, tips menghindari mabuk perjalanan darat, tips menghindari mabuk dalam perjalanan, cara mengatasi mabuk dalam perjalanan jauh, tips mencegah mabuk di perjalanan, tips mengatasi mabuk di perjalanan, cara mencegah agar tidak mabuk di perjalanan, tips mencegah mabuk saat perjalanan, cara mencegah mabuk perjalanan jauh
Niver mungkin pernah mengalami situasi ketika dunia di sekeliling Anda terasa seperti terus bergoyang, berputar dan bergerak. Kepala Anda menjadi pening dan perut Anda terasa mual. Itulah yang disebut mabuk perjalanan atau mabuk kendaraan. Anda biasanya mengalaminya ketika naik kendaraan, meskipun aktivitas lain seperti berjalan atau menaiki roller coaster dan wahana hiburan lain juga dapat menjadi pemicunya.

Apa Penyebab mabuk perjalanan ?

cara mencegah mabuk di perjalanan jauh, cara mengatasi mabuk di perjalanan jauh, cara mengatasi mabuk perjalanan laut, tips mencegah mabuk perjalanan darat, tips menghindari mabuk perjalanan darat, tips menghindari mabuk dalam perjalanan, cara mengatasi mabuk dalam perjalanan jauh, tips mencegah mabuk di perjalanan, tips mengatasi mabuk di perjalanan, cara mencegah agar tidak mabuk di perjalanan, tips mencegah mabuk saat perjalanan, cara mencegah mabuk perjalanan jauh
Sampai saat ini tidak diketahui mengapa seseorang rentan mengalami mabuk perjalanan, sementara orang lain tidak. Bahkan, orang yang sama tidak selalu mengalami mabuk perjalanan di setiap kesempatan berkendara. Para ahli meyakini bahwa mabuk perjalanan terjadi ketika otak kewalahan oleh pesan-pesan berlawanan yang diterimanya dari sistem saraf. Otak mengindera sebuah gerakan melalui tiga jalur yang berbeda dari sistem saraf, yang mengirim sinyal-sinyal yang datang dari telinga bagian dalam, mata, dan jaringan bagian dalam permukaan tubuh (proprioceptor). Ketika tubuh bergerak dengan sengaja, masukan-masukan dari ketiga jalur itu terkoordinasi dengan baik. Ketika tubuh bergerak tanpa sengaja, misalnya ketika terjadi goncangan di dalam kendaraan yang kita naiki, otak tidak mendapatkan masukan-masukan yang terkoordinasi sehingga menjadi kacau. Gejala pertama biasanya adalah keringat dingin dan kepala seperti melayang. Tergantung tingkat keparahannya, gejala lain seperti mual, muntah-muntah dan kelelahan mungkin menyusul.

Apakah ada Tips dan Trik Mencegah Mabuk saat di Perjalanan ? Tentu saja ada


Bila Anda adalah orang yang sering mengalami mabuk perjalanan, 7 tips berikut dapat membantu Anda mencegahnya:

1. Memandang kejauhan

cara mencegah mabuk di perjalanan jauh, cara mengatasi mabuk di perjalanan jauh, cara mengatasi mabuk perjalanan laut, tips mencegah mabuk perjalanan darat, tips menghindari mabuk perjalanan darat, tips menghindari mabuk dalam perjalanan, cara mengatasi mabuk dalam perjalanan jauh, tips mencegah mabuk di perjalanan, tips mengatasi mabuk di perjalanan, cara mencegah agar tidak mabuk di perjalanan, tips mencegah mabuk saat perjalanan, cara mencegah mabuk perjalanan jauh
Fokuskan pandangan Anda pada sebuah titik stabil yang jauh dari kendaraan Anda. Pandanglah ke cakrawala sejauh yang dapat Anda lihat. Hal itu akan mengurangi pesan simpang-siur yang diterima otak dari lingkungan sekeliling Anda.

2. Pilih tempat yang paling stabil

Perjalanan laut. Bila Anda menumpang kapal, kabin tengah bagian bawah adalah tempat yang lebih stabil dibandingkan kabin yang lebih tinggi.  Bagian dek dapat menjadi pilihan berikutnya karena di sana Anda dapat memandang cakrawala yang jauh.

cara mencegah mabuk di perjalanan jauh, cara mengatasi mabuk di perjalanan jauh, cara mengatasi mabuk perjalanan laut, tips mencegah mabuk perjalanan darat, tips menghindari mabuk perjalanan darat, tips menghindari mabuk dalam perjalanan, cara mengatasi mabuk dalam perjalanan jauh, tips mencegah mabuk di perjalanan, tips mengatasi mabuk di perjalanan, cara mencegah agar tidak mabuk di perjalanan, tips mencegah mabuk saat perjalanan, cara mencegah mabuk perjalanan jauh
Perjalanan udara. Ketika Anda naik pesawat, tempat duduk di sekitar sayap adalah bagian yang paling tenang karena gerakan pesawat berporos di situ. Akan lebih baik lagi jika Anda juga duduk di dekat jendela sehingga dapat memandang jauh ke luar.

cara mencegah mabuk di perjalanan jauh, cara mengatasi mabuk di perjalanan jauh, cara mengatasi mabuk perjalanan laut, tips mencegah mabuk perjalanan darat, tips menghindari mabuk perjalanan darat, tips menghindari mabuk dalam perjalanan, cara mengatasi mabuk dalam perjalanan jauh, tips mencegah mabuk di perjalanan, tips mengatasi mabuk di perjalanan, cara mencegah agar tidak mabuk di perjalanan, tips mencegah mabuk saat perjalanan, cara mencegah mabuk perjalanan jauh
Perjalanan darat. Ketika naik kendaraan darat, duduklah di jok depan agar Anda bisa melihat jalan di depan dan tidak terpaku pada gerakan dan goyangan mobil. Anda juga bisa mengantisipasi lubang, gundukan, atau tikungan yang mungkin ada di depan. Bila Anda menaiki kendaraan pribadi, cobalah mengajukan diri untuk menyetir. Menyetir jarang sekali menyebabkan mabuk perjalanan karena membuat otak hanya sibuk memerhatikan situasi jalan di depannya.

3. Perhatikan makanan dan minuman

cara mencegah mabuk di perjalanan jauh, cara mengatasi mabuk di perjalanan jauh, cara mengatasi mabuk perjalanan laut, tips mencegah mabuk perjalanan darat, tips menghindari mabuk perjalanan darat, tips menghindari mabuk dalam perjalanan, cara mengatasi mabuk dalam perjalanan jauh, tips mencegah mabuk di perjalanan, tips mengatasi mabuk di perjalanan, cara mencegah agar tidak mabuk di perjalanan, tips mencegah mabuk saat perjalanan, cara mencegah mabuk perjalanan jauh
Perhatikan konsumsi makanan dan minuman sebelum dan selama perjalanan Anda. Hindarilah makanan atau minuman yang dapat membuat perut Anda mual, makanan berat, makanan pedas/beraroma kuat dan makanan kaya lemak. Berhentilah makan besar satu jam sebelum Anda berangkat. Perut yang penuh memudahkan Anda mual dan muntah.

4. Bersikaplah santai

cara mencegah mabuk di perjalanan jauh, cara mengatasi mabuk di perjalanan jauh, cara mengatasi mabuk perjalanan laut, tips mencegah mabuk perjalanan darat, tips menghindari mabuk perjalanan darat, tips menghindari mabuk dalam perjalanan, cara mengatasi mabuk dalam perjalanan jauh, tips mencegah mabuk di perjalanan, tips mengatasi mabuk di perjalanan, cara mencegah agar tidak mabuk di perjalanan, tips mencegah mabuk saat perjalanan, cara mencegah mabuk perjalanan jauh
Jangan tegang mencemaskan bahwa Anda mungkin akan mengalami mabuk perjalanan. Kecemasan semacam itu justru dapat memicu kehadirannya. Berusahalah sesantai mungkin. Ketika ada tanda-tanda awal, ambillah nafas dalam-dalam, tutup mata Anda, diam dan tanamkan sugesti bahwa Anda tidak akan mengalami mabuk perjalanan.

5. Jangan membaca di dalam kendaraan

cara mencegah mabuk di perjalanan jauh, cara mengatasi mabuk di perjalanan jauh, cara mengatasi mabuk perjalanan laut, tips mencegah mabuk perjalanan darat, tips menghindari mabuk perjalanan darat, tips menghindari mabuk dalam perjalanan, cara mengatasi mabuk dalam perjalanan jauh, tips mencegah mabuk di perjalanan, tips mengatasi mabuk di perjalanan, cara mencegah agar tidak mabuk di perjalanan, tips mencegah mabuk saat perjalanan, cara mencegah mabuk perjalanan jauh
Membaca membuat pandangan mata Anda berpindah-pindah, tidak terpaku pada satu titik. Pada saat yang sama, tubuh Anda merasakan dan merespon gerakan-gerakan kendaraan Anda. Akibatnya, terlalu banyak sensasi yang dikirimkan ke otak Anda. Daripada membaca, Anda lebih baik mendengarkan suara musik yang  membantu Anda rileks dan melupakan kecemasan Anda.

6. Minum obat anti-mabuk perjalanan

cara mencegah mabuk di perjalanan jauh, cara mengatasi mabuk di perjalanan jauh, cara mengatasi mabuk perjalanan laut, tips mencegah mabuk perjalanan darat, tips menghindari mabuk perjalanan darat, tips menghindari mabuk dalam perjalanan, cara mengatasi mabuk dalam perjalanan jauh, tips mencegah mabuk di perjalanan, tips mengatasi mabuk di perjalanan, cara mencegah agar tidak mabuk di perjalanan, tips mencegah mabuk saat perjalanan, cara mencegah mabuk perjalanan jauh
Obat-obatan antimabuk jenis antihistamin harus Anda minum setidaknya satu jam sebelum perjalanan. Obat tersebut memerlukan waktu untuk diserap ke dalam aliran darah. Ketahuilah aturan pakai dan efek sampingnya. Jangan menyetir kendaraan bila hal itu tidak disarankan setelah meminum obat.

7. Jauhi orang lain yang mabuk

cara mencegah mabuk di perjalanan jauh, cara mengatasi mabuk di perjalanan jauh, cara mengatasi mabuk perjalanan laut, tips mencegah mabuk perjalanan darat, tips menghindari mabuk perjalanan darat, tips menghindari mabuk dalam perjalanan, cara mengatasi mabuk dalam perjalanan jauh, tips mencegah mabuk di perjalanan, tips mengatasi mabuk di perjalanan, cara mencegah agar tidak mabuk di perjalanan, tips mencegah mabuk saat perjalanan, cara mencegah mabuk perjalanan jauh
Mabuk perjalanan bisa “menular”. Bila ada orang lain yang muntah di dekat Anda, Anda dapat ikut muntah. Sugesti sangat berperan dalam hal ini. Kitarilah diri Anda dengan orang-orang yang tidak rentan mabuk perjalanan. Jika ada orang lain yang terkena mabuk perjalanan, biarkan orang lain membantunya. Fokuskan pandangan Anda pada cakrawala yang jauh dan tetaplah bersikap tenang.

KESIMPULAN

Jadi, kesimpulannya adalah niver hanya perlu untuk merileks kan diri dan santai dengan tenang. Jangan takut untuk menghadapi mabuk di perjalanan. Santai saja, nikmati perjalanan hingga tujuan. Pasti kita akan terhindar dari mabuk perjalanan.

Jadi, bagaimana ? Apakah bisa kita terapkan ? hehe😋
Mohon maaf apabila ada kesalahan. Memen juga seorang manusia wkwk😂
Baiklah, Terima Kasih ya sudah berkunjung😊

Thursday, 15 June 2017

Penyebab Naik Betis dan Cara Mengatasinya

Hello Niver😁
Wah, Kamu barusan Naik Betis ?
Baiklah kali ini memen akan share Penyebab Naik Betis yang kamu alami, dan juga bagaimana cara Mengatasinya saat Naik Betis terjadi.
Tunggu Apalagi ? Check it out😘

Pertama, kita mulai dari definisi Naik Betis itu sendiri

Definisi Naik Betis/Kram Betis

Penyebab Naik Betis dan Cara Mengatasinya

Kram Betis / Naik betis adalah nyeri akibat spasme otot di kaki yang timbul karena otot berkontraksi terlalu keras. Daerah yang paling sering mengalami kram adalah otot betis di bawah & di belakang lutut.

Nah, jadi apa Penyebab dari Naik Betis itu ?

Penyebab Naik Betis

Penyebab Naik Betis dan Cara Mengatasinya

Jadi, Apa saja Faktor Penyebab Kram pada betis ? Berikut faktor-faktor penyebab terjadinya Naik Betis antara lain :
  • Otot yang kelelahan
  • Penggunaan otot kaki yang berlebihan
  • Kurangnya cairan elektrolit tubuh (Ca dan K) yang keluar melalui keringat
  • Penumpukan asam laktat ( hasil metabolisme di otot )
  • Terganggunya oksigenasi jaringan otot
  • Terganggunya sirkulasi darah ke jaringan otot
  • Karena jarang berolahraga dan betis jadi kaku
Tidak hanya itu saja, ada gejala-gejala yang menyebabkan terjadinya Naik Betis, antara lain :
  • Dehidrasi
  • Ketidakseimbangan zat garam dalam darah (misalnya, kadar kalsium atau potasium terlalu rendah)
  • Kehamilan, terutama pada trimester akhir
  • Kelenjar tiroid yang kurang aktif
  • Penyempitan arteri kaki yang menghambat sirkulasi
  • Gangguan saraf
  • Sirosis hati

Pada kondisi di atas, kram hanyalah satu dari beberapa gejala lainnya. Bila tidak ada gejala lain, kemungkinan besar kram bersifat idiopatik dan bukan karena kondisi di atas.

Pada beberapa kasus, kram terjadi karena masalah atau kondisi lainnya, misalnya:

Beberapa jenis obat dapat memberikan efek samping berupa kram. Golongan obat ini antara lain: diuretik, nifedipine, cimetidine, salbutamol, statins, terbutaline, lithium, clofibrate, penicillamine, phenothiazines, dan nicotinic acid.

Serangan kram akan menyebabkan kontraksi yang membuat otot memendek, terapi ke arah berlawanan dengan serangan kram akan membantu membuat otot kembali memanjang, namun harus dilakukan dengan perlahan karena gerakan secara paksa / tiba-tiba dapat berisiko merobek serabut otot itu. Jadi harus cepat diatasi takutnya nanti otot kita bisa robek loh karena Naik Betis niver😔

Nah, Apa yang harus kita lakukan apabila terjadi naik betis/kramb betis ?

Penyebab Naik Betis dan Cara Mengatasinya

Lakukan hal berikut :
  • Cari tempat duduk / tempat bersandar
  • Lepaskan alas kaki / sepatu
  • Angkat telapak kaki yg sakit ke atas pangkuanJangan membungkuk, karena posisi membungkuk bisa menekan daerah perut
  • Perhatikan arah tekanan otot ketika terjadi serangan kram : bila kram menyebabkan jemari kaki dalam keadaan menguncup, gunakan tangan anda untuk secara perlahan menekan jemari kaki kearah atas hingga membuka kembali.
  • Bila kram telah reda, pijat telapak kaki agar aliran darah kembali lancar
  • Secara perlahan, luruskan kembali lutut dengan bantuan tangan
  • Jika lutut telah kembali lurus, pijat betis untuk melancarkan peredaran darah
  • Lakukan peregangan kaki termasuk telapak kaki
  • Meski kram sudah mereda, istirahat dulu beberapa menit (4-7 menit) sebelum kembali beraktifitas

Tentu saja kita tetap tidak ingin Naik Betis ini terjadi pada kita. Apalagi saat tidur, Naik Betis juga sering terjadi ketika kita sedang Tidur. Lalu, bagaimana pencegahan Naik Betis itu sendiri ?

Cara Pencegahan Naik Betis/Kram Betis

Penyebab Naik Betis dan Cara Mengatasinya

Lakukan hal berikut untuk pencegahan kram :
  • Menjaga keseimbangan cairan tubuh dengan cara banyak minum.  Minum setidaknya 6-8 gelas sehari, termasuk 1 gelas sebelum tidur.  Juga perbanyak minum sebelum, selama dan sesudah olah raga.
  • Konsumsi makanan yang kaya kalsium, potasium dan magnesium. Oya Niver , 1-2 pisang sehari dapat mencukupi kebutuhan potasium kita loh.
  • Bila sering mengalami kram betis saat tidur, maka perlu melakukan pelemasan otot betis sebelum tidur, tidur dengan posisi yang mencegah otot betis tertekan, usahakan agar jari-jari & telapak kaki tidak menghadap ke bawah saat tidur
  • Hindari menggunakan alas kaki dengan hak tinggi, jika terpaksa menggunakan hak tinggi dalam waktu lama, sesekali lepaskan agar jari kaki mempunyai kesempatan untuk beristirahat
  • Pilih sepatu yang tak terlalu ketat di bagian ujungnya, agar jari-jari kaki tidak terlalu tertekan saat melangkah & mengakibatkan kurang lancarnya peredaran darah
  • Lakukan olah raga jari kaki yaitu dengan menggerak-gerakkan jari kaki sambil berdiri /  duduk santai.
  • Sering merendam kaki / jari-jari kaki di air hangat dan memijatnya agar aliran darah lancar.
Nah, gimana niver ? sudah paham kan ? sudah tau apa yang harus dilakukan apabila naik betis terjadi ? 😁
Kalau begitu memen pamit dulu, dan mohon maaf apabila ada kesalahan karena memen juga manusia wkwk😂
Terima kasih banyak😄